Selamat Datang di website KBIH Lampu Iman Indonesia
Undangan bimlat-14: Yth JTA Lampu Iman Indonesia, UND bimlat-14 Ifthar Jama'i: Ahad 06 Juli 2014 at 16.00-18.00 WIB di Lampu Iman Centre. Smg ALLAH Jadikan kita "mu'minien, muttaqien yg berakhlaq mulia" Aamien !!!  *    Pelunasan BPIH sebesar 3,211.9 USD mulai tanggal 11 Juni-09 Juli 2014  *   Kepada JTA yang telah memiliki passport harap dikumpulkan dan bagi yang akan membuat passport agar segera melengkapi persyaratannya  *   KBIH Lampu Iman Indonesia mengucapkan selamat menunaikan ibadah Shaum Ramadhan 1435 H. Semoga kita dapat meraih predikat mu'minien muttaqien yang berakhlaq mulia  *   Firman ALLAH SWT : "Dan berbekallah kalian. Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa" (QS Al-Baqarah 197)  *    SEMOGA IBADAH HAJI KITA MABRUR, AAMIEN !!!  *

Makkah Live





Cek Keberangkatan Haji


  Data diambil dari : http://haji.kemenag.go.id/



Kabar Haji


Hotel Calon Jemaah Haji di Makkah Sudah Siap


Ditulis oleh Affan Rangkuti pada Sel, 15/07/2014 - 11:37
Jakarta (Sinhat)--Kementerian Agama terus melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan haji. Saat ini, persiapan untuk tempat tinggal jemaah calon haji Indonesia di Mekkah sudah siap. Rumah atau bangunan yang disewa tidak ada lagi yang berbentuk bangunan tua dan kumuh, semuanya kategori hotel berbintang tiga. Namun ada konsekuensinya, lokasi tersebut lebih jauh dari Masjidil Haram. Untuk mengatasinya, Kementerian Agama sudah mempersiapkan solusinya. Hal itu dijelaskan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di rumah dinas, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Senin (14/7/2014) malam.

Menag menjelaskan lebih lanjut bahwa sebagai antisipasi, disiapkan bus-bus selama 24 jam untuk mengangkut menuju titik terdekat dengan Masjidil Haram. Itu salah satu jalan keluar untuk mengatasi jarak yang tidak dekat lagi, karena memang Masjidil Haram pun melakukan perluasan besar-besaran.

Selain perbaikan dan peningkatan pelayanan tempat pemondokan, Kemenag juga berupaya meningkatkan pelayanan menu katering. Selama di Madinah, akan berikan sebanyak dua kali setiap hari, dengan menu makanan dan minuman yang mudah-mudahan lebih baik, seperti penambahan lauk pada saat makan siang. Untuk Arafah-Mina, kateringnya juga tingkatkan. Diperbanyak dan diperbaiki menu sayuran dan lauk-pauk. (ar)


Kemenkes Tegaskan : Tidak Ada Penderita MERS-CoV di Tanah Air

Jakarta (Sinhat)--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan tidak ada penderita Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) di Indonesia. Kasus yang terjadi di Medan baru sebatas suspect flu Arab dan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil negatif.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Pusat Kesehatan Haji dari Kementerian Kesehatan, Dr. dr. Fidiansjah, SpKJ, MPH, seusai rapat konsultasi dengan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Anggito Abimanyu, dan empat pimpinan Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Selasa (6/5).

Menurut Fidiansjah, syarat suspect biasanya memenuhi dua kriteria yaitu seseorang menderita gejalanya dan baru berkunjung ke negara tempat penyakit tersebut. "Namun suspect belum tentu penderita dan pasien di Medan hasil tes laboratoriumnya negatif," ungkapnya.

Hemat dia, virus juga mengalami mutasi dan terjangkit di lokasi berbeda-beda. Sebelumnya pernah ada flu Hong Kong, dan sekarang di Timur Tengah. "Ini terkait lokasi, jadi mohon tidak dikaitkan dengan hal-hal lain," tegasnya.

Fidiansjah menambahkan bahwa vaksin flu Arab memang belum ditemukan. Bahkan flu burung dengan tingkat kematian pasien 80 persen saja masih belum ditemukan vaksinnya.

Sedangkan proses penularannya pun masih diduga-duga, belum dipastikan apakah dari unta ke manusia atau antar manusia. Lagi-lagi, kata Fidiansjah, pencegahan tetap yang terbaik, termasuk tidak mendekati orang yang terpapar penyakit dan menghindari peternakan unta atau pemotongan hewan.

Ia mengaku optimis dengan langkah antisipatif pemerintah ditambah punya pengalaman dengan flu burung, maka bisa dikatakan kita lebih siap. "Kita tidak bermaksud takabur, kita tetap waspada, namun, jangan membuat panik," tandasnya.

Untuk jemaah umrah dan haji ia menghimbau menjaga perilaku sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan tidak makan secara sembarang. Ia menyarankan untuk menjaga stamina jemaah perlu mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi atau multivitamin. Menurutnya virus tidak akan menyerang orang yang daya tahan tubuhnya kuat. (so)


  HajiLampuImanIndonesia

  GALLERY HAJI DAN UMRAH